HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DENGAN KEIKUTSERTAAN SKRINING PENYAKIT INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA WANITA PEMANDU KARAOKE

Cahya Ningrum, Zahroh Shaluhiyah, Antono Suryoputro

Abstract


Abstrak

Penyakit Menular Sexual dapat diartikan sebagai penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkan karena adanya serangan organisme yang berbentuk virus, parasit, dan kutu kelamin yang sebagian besar menular melalui hubungan seksual baik yang berlainan jenis maupun  sesama jenis. Pekerja seks bekerja dalam berbagai macam bentuk. Mereka dapat bekerja di lokalisasi terdaftar di bawah pengawasan medis atau dapat juga sebagai Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung salah satunya adalah pemandu karaoke. Untuk menanggulangi penyebaran penyakit menular Seksual, terdapat kebijakan pemantauan kesehatan dengan pemerikasaan atau skrining IMS, melalui Klinik IMS di Puskesmas dan mobile ke lokasi, tetapi jumlah kunjungnan Pemandu Karaoke untuk skrining masih sangat kurang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor sosiodemografi dengan keikutsertaan screening penyakit imfeksi menular seksual. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh wanita pemandu karaoke di wilayah Wisata Karaoke Sarirejo salatiga yang berjumlah 253. Populasi sampel dengan teknik proportionate stratified random sampling.Pengumpulan data dengan kuesioner. Data analisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan faktor yang berhubungan secara signifikan terhadap praktik skrining yaitu umur, lama kerja.

Kata kunci : sosiodemografi, skrining penyakit menular seksual, pemandu karaoke.


Full Text:

References


(1) Mundiharno, Perilaku Seksual Beresikio Tertular PMS dan HIV/AIDS, Pusat Penelitian Kependudukan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 2009.

(2) UNAIDS. HIV and Sexually Transmitted Infection Prevention Among Sex Workers in Eastern Europe and Central Asia. UNAIDS Best Practice Collection. May 2006.

(3) Pemkot Kota Salatiga, Salatiga Menuju Kota Karaoke, 26 mei 2014

(4) Imron, I. Perkembangan Seksualitas Remaja. PKBI Pusat. Jakarta. 2000.

(5) Green, Lawrence W. Health Promotion Planning An Educational and Environmental Approach Myfield Publishing Company Mountain Vew – Toronto-London. 1991

(6) Gochman, David S. Handbook of Health Behavior Research; Personal and Social determinants. Plenum Press New York and London. 1997

(7) Family Health Internasional, Alat Kelamin dan semua yang perlu kita ketahui tentang Infeksi Menular Seksul, Ditjen Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (PPM & PL).

(8) Manuaba, I, BG. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita, Arcan Jakarta.1999

(9) Sugiyono, Statistika untuk Penelitian. PT. Alfabeta. Bandung. 2007

(10) Notoatmojo, S. Promosi Kesehatan: Teorii dan aplikasi. Rineka Cipta, Jakarta, 2005




DOI: http://dx.doi.org/10.30591/siklus.v7i2.837

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Counter:

 

 

====================================================================

Indexed By: