Pengaruh Asuhan Keperawatan Keluarga terhadap status gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Cipanas Garut

Nina Sumarni, Witdiawati Witdiawati, Arum Rukmasari

Abstract


Kualitas  sumber daya manusia sangat erat terkait erat dengan kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan gizi seimbang, pemenuhan gizi seimbang diperlukan sejak janin sampai usia lima tahun karena masa ini merupakan masa rawan bagi anak.Anak dengan status gizi kurang sebaiknya mendapat perhatian dari  petugas kesehatan agar tidak terjadi gizi buruk.Untuk keberhasilan perawatan balita gizi kurang ditingkat rumah tangga diperlukan partisifasi dari petugas kesehatan dengan memberikan bimbingan, bantuan  dan pendampingan bagi keluarga melalui kunjungan petugas dan  memafaatkan potensi keluarga dalam pemecahan masalah.Adapun Jumlah Balita diwilayah ini  3.160 orang dan 325 orang mengalami gizi kurang. Tujuan mengetahui pengaruh asuhan keperawatan keluarga terhadap status  gizi Balita

        Rancangan penelitian dengan quasi ekperimental Besaran sampel 66 orang, kelompok perlakuan 66 orang, kelompok kontrol 65 ,asuhan  dilakukan  satu bulan.

Hasil Penelitian pada analisi univariat variabel pengetahuan setelah perlakuan 40% sangat baik. Sikap 17% kurang mendukung. Status gizi 66 Balita gizi kurang setelah perlakuan satu bulan 23 Balita status gizinya menjadi baik,Perubahan status gizi  pada kelompok perlakuan rata-rata meningkat 0,23 dari Z-skor semula,  dan kelompok kontrol  meningkat 0,04 dari Z–skor semula.Kesimpulan melalui asuhan kepewatan keluarga dapat meningkatkan pengetahuan, sikap tetapi status gizi peningkatan tidak signifikan karenakan waktu yang kurang.

.

 

Kata kunci:Asuhan, Balita,Gizi kurang


Full Text:

References


(1) Almatsier, S.2001. Prinsip Dasar Ilmu Gizi, Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

(2) Departemen Kesehatan RI,.2003.Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit, Jakarta : Direktorat Jenderal Bina Gizi Masyarakat.

(3) Notoatmodjo Soekijo.2003 Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan, Jakarta Rineka Cipta.

(4) Potter & Perry.2005 Fundamental Of Nursing ; Consepts, Process and Practice, Penerbit Buku Kedokteran.

(5) PERSAGI.2004.Direktorat Gizi Indonesia dalam Rangka Mengsukseskan Program Perbaikan Gizi Indonesia, Jakarta.

(6) Purwaningrum, Sari, and Yuniar Wardani.2013. "Hubungan Antara Asupan Makanan dan Status Kesadaran Gizi Keluarga dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon I, Bantul." Jurnal Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health) 6.3

(7) Rahim, Fitri Kurnia.2014. "Faktor risiko underweight balita umur 7-59 bulan." Jurnal Kesehatan Masyarakat 9.2 : 115-121.

(8) Putri, Rona Firmana.2015. Delmi Sulastri, and Yuniar Lestari. "Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang." Jurnal Kesehatan Andalas 4.1

(9) Merryana,A&Vita,K..2013. Pola Asuh makan pada Balita dengan status gizi kurang di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kalimantan Tengah .Buletin Penelitian Sistem Kesehatan,16(2),185-193.

.

(10) Laraeni, Y., Sofiyatin, R., & Rahayu, Y. 2015. Hubungan Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Ibu Terhadap Konsumsi Zat Gizi (Energi, Protein) pada Balita Gizi Kurang di Desa Labuhan Lombok. Media Bina Ilmih15, 9(1).

(11) Ardayani, T. 2015. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Pencegahan Diare pada Balita di Kelurahan Cibaduyut Bandung. Kartika Jurnal Ilmiah Farmasi, 3(1), 29-35.

(12) Astuti, S. 2013. Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap upaya pencegahan penyakit Tuberkulosis di rw 04 Kelurahan Lagoa Jakarta Utara Tahun .

(13) Ningsih, S., Kristiawati, K. I. 2014. Hubungan perilaku ibu dengan status gizi kurang anak usia toddler. Jurnal Pediomaternal, 3: 58-65.




DOI: http://dx.doi.org/10.30591/siklus.v7i2.825

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Counter:

 

 

====================================================================

Indexed By: