PENGOBATAN TRADISIONAL (JAMU) DALAM PERAWATAN KESEHATAN IBU NIFAS DAN MENYUSUI DI KABUPATEN TEGAL

ratih sakti prastiwi

Abstract


Masa nifas merupakan masa pemulihan organ reproduksi wanita yang mana sangat rentan terjadi gangguan pada organ reproduksinya. Masyarakat Jawa meyakini dengan mengkonsumsi jamu selama masa nifas, mampu menjaga dan meningkatkan kesehatan ibu nifas, tidak hanya itu, jamu juga membantu produksi ASI selama ibu menyusui. Masyarakat banyak yang memilih jamu dengan alasan lebih mudah didapat dan ekonomis serta lebih manjur dibandingkan dengan obat modern. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat perilaku ibu dalam mengkonsumsi jamu serta melihat efek jamu pada tubuh ibu nifas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan jumlah informan utama sebanyak 4 informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam serta observasi selama informan menjalani masa nifas. Keabsahan data kemudian divalidasi dengan cara triangulasi sumber kepada 4 informan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan seluruh informan mengkonsumsi jamu. Adapun jamu yang dikonsumsi bervariasi, ada yang dikonsumsi dalam bentuk pil ada pula jamu olahan. Jamu yang dikonsumsi merupakan jamu untuk menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan produksi ASI serta menjaga badan agar tetap ramping. Terdapat satu informan yang ditemukan memiliki tekanan darah selama mengkonsumsi jamu. Tekanan darah informan naik dapat dikarenakan adanya ketegangan sosial antara ibu dan keluarga yang menyebabkan ketegangan pada titik syaraf tertentu sehingga aliran darah tidak lancar. Berdasakan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan jamu memiliki komposisi yang membantu proses pemulihan ibu nifas dan peningkatan produksi ASI.

 

Kata kunci : Nifas, Jamu, Pengobatan Tradisional


Full Text:

References


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Profil Kesehatan Indonesia 2015. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Rahayu R dan Sugita. (2015). Pengaruh Jus Nanas Terhadap Kecepatan Penurunan TFU dan Penyembuhan Luka Perinium pada Wanita Post Partum. Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia. 8(1): 27-37.

Astuti D. (2016). Hubungan Sosial Budaya dengan Konsumsi Sumber Protein Hewani pada Ibu Nifas di BPS Sumiati Gribig Kudus. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. 7(1): 30-35

Paryono dan Kurniarum A. (2014). Kebiasaan Konsumsi Jamu untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Pada Saat Hamil dan Setelah Melahirkan di Desa Kajoran Klaten Selatan. Jurnal terpadu Ilmu Kesehatan, 391): 64-72

Baequny A, Supriyo, Hadayati S. (2016). Efektivitas Minum Jamu (Ramuan Daun Katuk, Kunyit, Lempuyangan, Asem jawa) terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas. Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 30(1): 51-58

Utari A, roosita K, Damanik M. (2013). Pengetahuan Gizi, Keluhan Kesehatan Kondisi Psikologis dan Pola Pemberian ASI Ibu Postpartum. Jurnal Gizi dan Pangan: 8(3): 187-192

Murti B. (2013). Desain dan Ukuran Sampel untuk Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif di bidang Kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Masa University Press

Sulaeman E. (2015). Metode Penelitian Kualitatif dan Campuran dalam Kesehatan Masyarakat. Surakarta: UNS PRESS

Idrus M. (2008). Metode Penelitian Ilmu Sosial: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif edisi kedua. Jakarta: Erlangga

Miles M, Huberman A. (2014). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UI- Press

Kumalasari R, Arimbi D, Ismunandar A. (2014). Pemberian Jamu Uyup-uyup terhadap kelancaran pengeluaran Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Nifas. Prosiding Seminar Nasional dan Internasional, Semarang 9 Agustus 2014

Shanti R, Jumari, Izzati M. (2014). Studi Etnobotani Pengobatan Tradisional untuk Perawatan Wanita di Masyarakat Keratin Surakarta Hadiningrat. Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education, 6(2): 61-69

Imron A. (2013). Implementasi Kebijakan Kesehatan “LIBAS2+” Sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten Sampang. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 2(3): 107-111

Prabasiwi A, Fikawati S, Syafiq A. 2015. ASI Eksklusif dan Persepsi Ketidakcukupan ASI. Kesmas, 9(3): 282-287

Handayani L, Suharmiati, Sakirno S, Djoerban B, Soegijono KR, Pranata. S. (198). Inventarisasi Jamu Madura uang Dimanfaatkan untuk Pengobatan atau Perawatan Gangguan Kesehatan Berkaitan Dengan Fungsi Reproduksi Wanita. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 2(1): 40-54

Utami V, Hadisaputro S, Rahayu S. (2016). Pengaruh Ekstrak Ketumbar (Coriandum Sativum) terhadap Perubahan tekanan Darah Tikus Pasca Melahirkan. Jurnal Keperawatan Soedirman, 11(3):174-185

Prastiwi R, Budihastuti UR, Wijaya M. (2016). Phenomenology Study: Factors Associated with the Choice of Unskilled Traditional Birth Attendants in Brebes, Central Java. Journal of Maternal and Child Health, 1(4): 268-276

Zunaidi A, Nurhayati S, Prihatin T. (2014). Pengaruh Pijat Refleksi Terhadap tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Klinik Sehat Hasta Terapetika Tugurejo Semarang. Prosiding Konferensi Nasional II PPNI Jawa Tengah 2014




DOI: http://dx.doi.org/10.30591/siklus.v7i1.745

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Counter: