REEVALUASI KELUARAN DAYA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HIBRID DI BANTUL DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE HOMER

Mukhamad Khumaidi Usman, Agus Suprihadi

Abstract


Pemerintah kabupaten bantul dan kemenristek membuat pembangkit listrik tenaga angin 60 kw dan pembangkit listrik tenaga matahari 27 kw di kawasan pantai Baru Pandansimo, pemanfaatan pembangkit listrik tersebut digunakan diantaranya untuk penrangan jalan, pembuatan es, dan warung kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model sistem pembangkit listrik tenaga hibrid dengan menggunakan software Homer dan Tora, menganalisa hasil simulasi dengan membandingkan prosentase kontribusi pembangkit listrik tenaga angin dan pembangkit listrik tenaga matahari, dan menganalisa keekonomian dari embangkit listrik tenaga hibrid. Model pembangkit listrik yang optimal untuk software Homer adalah kapasitas 2,5 kw dengan jumlah 24 unit untuk turbin angin dan 27 kw untuk solar sel. Hasil prosentase energi listrik yang dihasilkan dari simulasi Homer didapatkan PLTS sebesar 33 % dan PLTB sebesar 67 % dengan total energi yang dihasilkan sebesar 117.681 kw/tahun. Dari hasil perhitungan keekonomian proyek PLTH untuk harga jual di Pantai Baru Pandansimo yang ideal sebesar U$ 45 Sen/kwh, sedangkan harga jual di Pantai Baru Pandansimo sekarang sebesar U$ 3 Sen/kwh dengan nilai BCR sebesar 0.04 dengan demikian maka proyek PLTH dikatakan tidak layak dibangun.
Kata kunci: Pantai Baru Pandansimo, PLTH, Homer, Tora


Full Text:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.