EVALUASI MUTU FISIK SEDIAAN KRIM HIDROKORTISON GENERIK DAN GENERIK BERLOGO

Sylvia Puspita

Abstract


Hidrokortison asetat adalah glukokortikoida yang banyak digunakan sebagai antiinflamasi lokal akibat dermatitis. obat tersebut banyak diformulasi sebagai sediaan krim. Obat generik merupakan obat yang telah habis masa patennya sehingga dapat diproduksi oleh semua perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalty Sedangkan Obat Generik Berlogo (OGB) merupakan program Pemerintah dengan tujuan memberikan alternatif obat bagi masyarakat, yang dengan kualitas terjamin, harga terjangkau, serta ketersediaan obat yang cukup. Penelitian dilaksanakan dilaboratorium kimia Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun. Beberapa Hidrokortison generik dan generik berlogo disiapkan kemudian dilakukan uji evalusi mutu fisik yaitu berdasarkan Organoleptis, Uji Homogenitas, Uji pH, Uji Daya Sebar dan Viskositas krim.   Berdasarkan hasil organoleptis hasil yang didapatkan berupa sediaan setengah padat, warna putih Aroma atau bau dan warna yang adalah tidak berbau. Uji homogenitas dimana hasil dari pengujian semua sediaan menunjukkan susunan yang homogen dan tidak terlihat adanya butiran kasar pada gelas objek. Berdasarkan Hasil pengkuran pH pada semua sediaan sesuai dengan pH kulit. Selanjutnya dilakukan uji daya sebar dimana Uji daya sebar krim berguna untuk mengetahui kemampuan menyebar krim saat di aplikasikan pada kulit. Krim hidrokortison krim generik dan generik berlogo dilakukan pengujian viskositas krim menggunakan viskometer. Hasil pengukuran viskositas pada sediaan menunjukan pada G1 memiliki viskositas paling tinggi pada G2, G3, GB1, GB2 dan GB3 dari minggu pertama hingga minggu kedua mengalami peningkatan Hasil penelitan ini menunjukkan  tidak terdapat perbedaan antara hidrokortison krim generik dan generik berlogo pada evalusi mutu fisik.

Full Text:

References


Ritter, J.M., Lewis, L.D., Mant, T.G., and Ferro,L. (2008). A Textbook of Clinical Pharmacology and Therapeutics (5th ed). Hodder Arnold, 338 Euston Road, London, p. 413-414

Depkes RI, 2014, Farmakope Indonesia Edisi V. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengawasan Obatdan Makanan Departemen Kesehatan RI.

Engelin., 2013, Optimasi Krim Sarang Burung Walet Putih Tipe M/A Dengan Variasi Emulgator Sebagai Pencerah Kulit Menggunakan Simplex Lattice Design, Skripsi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura Pontianak.

BNF. (2009). British National Formulary. BMJ Group

Deruje, H., Kaushik, D., Gupta, M., Kumar, V., Lather, V., 2005. Cosmeceutical: An Emerging Concept, Indian J Pharmacol., Hal 67.

Rahmanto, A, 2011, Pemanfaatan Minyak Jarak Pagar (Jatropha corcus, Linn) Sebagai Komponen Sediaan Dalam Formulasi Produk Hand and Body Cream, Skripsi, Fakultas FMIPA. Institut Pertanian Bogor, Bogor. Hal 28.




DOI: http://dx.doi.org/10.30591/pjif.v7i2.985

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

 My Counter

.

 

 

===============================================================

 

 

 

Indexed By: