EFEK HIPOGLIKEMIK KOMBINASI EKSTRAK ETANOL Momordica charantia dan Apium graveolens dengan INDUKSI GLUKOSA

Dinar Anggia Zen, Oktariani Pramiastuti

Abstract


Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik yang ditandai oleh kondisi hiperglikemia. Indonesia menempati urutan ke-9 terbesar pada jumlah penderita DM di dunia. WHO merekomendasikan untuk meningkatkan penggunaan tanaman dalam pengobatan, sehingga terjadi peningkatan penelitian mengenai agen hipoglikemik yang berasal dari tanaman obat. Tanaman obat tersebut yaitu buah pare dan daun seledri yang memiliki mekanisme hipoglikemik yang sinergis.
Ekstrak etanol buah pare dan daun seledri dibuat secara maserasi. Hewan uji (mencit) dibagi menjadi 7 kelompok. Kelompok 1 diberi metformin dengan dosis 1,3 mg/20 g BB; kelompok 2 diberi NaCMC 1%; kelompok 3 diberi ekstrak etanol buah pare 100%; kelompok 4, 5, dan 6 diberi kombinasi ekstrak etanol buah pare dan daun seledri dengan perbandingan dosis berturut-turut 75%:25%, 50%:50%, 25%:75% dari dosis efektif masing-masing; kelompok 7 diberi ekstrak etanol daun seledri 100%. Mencit diberi perlakuan sesuai kelompok, 30 menit kemudian diinduksi glukosa per oral untuk membuat kondisi hiperglikemik, lalu cuplikan darah diambil dari vena lateralis ekor mencit pada menit ke 0, 30, 60, 90, dan 120 yang dihitung setelah pemberian glukosa. Kadar glukosa darah diukur dengan metode electrochemical glucose biosensor.
Data AUC0-120 yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan Uji Anova satu arah menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna, kemudian dilakukan uji Least Significant Difference (LSD) menunjukkan bahwa pemberian kombinasi ekstrak etanol buah pare 50% (17,5 mg/20 g BB) dan daun seledri 50% (14 mg/20 g BB) memiliki efek hipoglikemik terbesar dengan nilai AUC0-120 terkecil (8.160 menit mg/dl) dibandingkan dengan kelompok lain dan tidak berbeda signifikan dengan metformin 1,3 mg/20 g BB (p>0,05).

Hipoglikemik, Diabetes Melitus, Momordica charantia, Apium graveolens L.


Full Text:

References


Shaw, J.E., Sicree, R.A., Zimmet, P.Z., 2009, Global estimates of the prevalence of diabetes for 2010 and 2030, Diabetes Research and Clinical Practice 87. 4-14.

Anonim, 2014, Info DATIN Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI, Jakarta Selatan

Wang, J., 2008, Electrochemical Glucose Biosensors, American Chemical Society Review, Vol 108, No. 2.

Widowati, W., 2008, Potensi Antioksidan sebagai Antidiabetes, Jurnal Kedokteran Maranatha Vol 7 No 2 Februari 2008 193-202.

Seogondo, S., 2006, Farmakoterapi Pada Pengendalian Glikemia Diabetes Mellitus Tipe 2, Dalam: Sudoyo AW., Setiyohadi B., Alwi I., Simadibrata M., Setiati S., Editor, Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, Edisi IV, Jilid III, Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Jakarta

Kesari, A.N., Gupta, R.K., Singh, S.K., Diwakar, S., Watal, G., 2006, Hypoglycemic and antihyperglycemic activity of Aegle marmelos seed extract in normal and diabetic rats, Journal of Ethnopharmacology 107, 374– 379.

Day, C., 1998, Traditional plant treatment for diabetes mellitus: pharmaceutical foods, Britain Journal of Nutrition 80, 5–6.

Rao, V.V., Dwivedi, S.K., Swarup, D., Sharma, S.R., 2000, Hypoglycemic and antihyperglycemic effects of Aegle marmelos leaves in rabbits, Current Science 69, 932–933.

Harinantenaina, L., Tanaka, M., Takaoka, S., 2006, Momordica charantia constituents and antidiabetic screening of the isolated major compounds, Chem Pharm Bull (Tokyo), 54:1017-1021.

Tan, M.J., Ye, J.M, Turner, N., Hohnen- Behrens, C., Ke, C.Q., Tang, C.P., Chen, T., Weiss, H.C., Gesing, E.R., Rowland, A., James, D.E., Ye, Y., 2008, Antidiabetic Activities of Triterpenoids Isolated from Bitter Melon Associated with Activation of the AMPK Pathway, Chemistry and Biology 15, 253-273.

Fernandes, N.P.C., Lagishetty, C.V., Panda, V.S., Naik, S.R., 2007, An experimental evaluation of the antidiabetic and antilipidemic properties of a standardized Momordica charantia fruit extract, BMC Complementary Alternative Medicine, doi:10.1186/1472-6882- 7-30.

Sakpakdeejaroen, I., dan Itharat, A., 2009, Cytotoxic Compounds Against Breast Adenocarcinoma Cell (MCF-7) From Pikutbenjakul, J. Health Res., 23 (2), 71-76.

Gutierrez, R.M.P., Juarez, V.A., Sauceda, J.V., Sosa, I.A., 2014, In vitro and in vivo Antidiabetic and Antiglycation Properties of Apium graveolens in Type 1 and 2 Diabetic Rats, International Journal of Pharmacology, Vol. 10, No. 7, 368 - 379.

Depkes R.I., 1986, Sediaan Galenik, 25, Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan, Jakarta.

Depkes, 1995, Materia Medika Indonesia Jilid VI, 337, Depkes RI Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan, Jakarta.

Hanani, E., Mun’im, A., Sekarini, R., 2005, Identifikasi Senyawa Antioksidan dalam Spons Callyspongia Sp dari Kepulauan Seribu. Majalah Ilmu Kefarmasian, Vol II, No. 3, 127-133.

Lola, M.H.C., Liben, P., Soemartojo, J., 2008, Efek Kombinasi Jus Daging Buah pare (Momordica charantia L) dan Jus Umbi Bawang Putih (Allium sativum L.) terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah, Jurnal Obat Bahan Alam Vol 7 (1).

Adynana, I.K., 2004, Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L), Acta Pharmaceutica Indonesia, Vol 29.

Genatrika, E., 2009, Standarisasi Ekstrak Etanol Daun Teh (Camellia sinensis L) Sebagai Antidiabetik Pada Mencit Galur Wistar, Skripsi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu- ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

Said, R., Abdel-Rehim, M., Sadeghi, B., Al- Hashemi, S, Hassan, Z., Hassan, M., 2007, Cyclophosphamide Pharmacokinetics in Mice: A Comparison Between Retro Orbital Sampling Versus Serial Tail Vein Bleeding, The Open Pharmacology, vol 1.

Raja, L.L., 2008, Uji Efek Ekstrak Etanol Buah Mahoni (Swietenia Mahagoni Jacq) terhadap Penurunan Kadar Glukosa darah Mencit, Skripsi, Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara.

Committee for the Purpose of Control and Supervision on Experiments on Animals (CPCSEA), 2003, CPCSEA Guidelines for Laboratory Animal Facility, Indian Journal of Pharmacology Vol 35.

Subahar, T., dan Tim Lentera, 2004, Khasiat dan Manfaat Pare: si Pahit Pembasmi Penyakit, Agromedia Pustaka, Jakarta.

Katzung, B.G., 2002, Farmakologi Dasar dan Klinik, diterjemahkan oleh Sjabana, D., Rahardjo., Sastrowardoyo, W., Hamzah., Isbandiati, E., Uno, I., Purwaningsih, S., 674- 673,694-699, Salemba Medika, Jakarta.

Studiawan H, Santosa M.H., 2005, Uji Aktivitas Kadar Glukosa Darah Ekstrak Daun Eugenia polyanta pada mencit yang diinduksi aloksan. Media Kedokteran Hewan, 21.

Wresdiyati T, Astawan M, Kesenja R, Lestari PA., 2008, Pengaruh Pemberian Tepung Buah Pare (Momordica charantia L) pada Sel a dan SOD Pankreas Tikus Diabetes Melitus. Jurnal Bahan Alam Indonesia, 6(5).

Kanter M, Meral I, Yener Z, Ozbek H, Demir H., 2003, Partial regeneration/ proliferation of the b cells in the islets of langerhans by Nigella

sativa L. in streptozotocin-induced diabetic rats, Tohoku J. Exp.Med




DOI: http://dx.doi.org/10.30591/pjif.v8i1.1292

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

 My Counter

.

 

 

===============================================================

 

 

 

Indexed By: