PENGUJIAN LIFE CYCLE THEORY TAHAP GROWTH DAN MATURE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA

Utami Puji Lestari

Abstract


Pendekatan earned/contibuted capital mix merupakan proksi logis untuk tahapan daur hidup perusahaan karena perusahaan pada tahapan growth, memiliki peluang bisnis yang tinggi sehingga cenderung untuk mempertahankan labanya (retained earning). Laba ditahan ini akan terakumulasi. Pada tahapan mature, ketika kesempatan bisnis tidak lagi banyak dan laba ditahan sudah tinggi, maka perusahaan akan melakukan pembayaran deviden. Sehingga dinyatakan bahwa perusahaan dengan RETE atau RETA yang rendah cederung berada pada tahapan capital infusion atau tahapan growth, sedangkan pada perusahaan dengan RETE atau RETA tinggi cenderung pada tahapan mature. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh RETA terhadap kebijakan deviden, untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh RETE terhadap kebijakan deviden, untuk mengetahui pengaruh perusahaan dalam tahap growth terhadap kebijakan dividen dan pengaruh perusahaan dalam tahap mature terhadap kebijakan dividen.

Metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan memperoleh sampel 77 perusahaan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi logistik. Hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa Retained To Asset (RETA) pada perusahaan manufaktur di Indonesia berpengaruh positif dan signifikan pada taraf signifikansi 5%, sehingga H1 RETA berpengaruh terhadap kebijakan dividen diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Retained To Equity (RETE) pada perusahaan manufaktur di Indonesia berpengaruh positif dan tidak signifikan pada taraf signifikansi 5%, sehingga H2 RETE berpengaruh terhadap kebijakan dividen ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan pada tahap Growh pada perusahaan manufaktur di Indonesia berpengaruh negatif dan tidak signifikan pada taraf signifikansi 5%, sehingga H3 Growth berpengaruh terhadap kebijakan dividen ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan manufaktur dalam tahap mature di Indonesia berpengaruh positif dan signifikan pada taraf signifikansi 5%, sehingga H4 Mature berpengaruh terhadap kebijakan dividen diterima

 

Kata Kunci : Life Cycle Theory, Retained Earning To Assets, Retained Earning To Equity


 

 


Full Text:

References


Berry, Yunike. 2016. Hubungan Kebijakan Dividen dan Nilai Perusahaan pada Tahap Mature dan Growth. Jrak. Vol.7 No.1 Hal. 65 – 73.

Bulan, Laarni T dan Narayanan Subramanian. 2009. A Closer Look at Dividend Omissions: Payout Policy, Investment and Financial Flexibility. JEL. Codes: G32 G35.

Coulton, Jefrey J. and C. Ruddock. 2011. “Corporate payout policy in Australia and a test of the life-cycle theory.” Accounting Finance 5 (1): 381-407

DeAngelo, Herry, Linda DeAngelo dan Rene M. Stulz. 2006. Divident Policy and The Erned/Contributed Capital Mix: a test of the life-cycle theory. Journal of Financial Economics 81 227-254.

Ghozali, Imam. 2011 . Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Imayanti, Meuthia Hapsari. 2013. Keterkaitan Teori Siklus Hidup Keuangan dalam Kebijakan Dividen: Studi pada Sektor Ekonomi yang Listing di BEI. Jurnal Etikonomi. 12 (1).

Indriyani, Devi dan Dwi Ratmono. 2014. Kebijakan Dividen dan Pembelian Kembali Saham : Pengujian Life Cycle Theory. Diponegoro Journal of Accounting 3 (2).

Lestari, Tika Ayu dan Arief Yulianto. 2017. Pengujian Dividend Life Cycle Theory di Indonesia. Management Analysis Journal. 6 (4).

Rudianto. 2012. Pengantar Akuntansi. Jakarta: Erlangga

Yulianti, Nur Wachidah. 2014. Siklus Hidup Perusahaan dan Konservatisme Akuntansi. Jurnal Bisnis dan Manajemen. 4 (2): 224-230.




DOI: http://dx.doi.org/10.30591/monex.v8i1.1076

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Monex : Journal Research Accounting Politeknik Tegal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.